Apa saya sibuk?

Kadang terlintas tanya di benak saya. Bertanya pada diri sendiri. Sesibuk apa sih saya hingga tak dapat menjliskan sepatah dua patah kata di lembar wordpress ini? Padahal jika diingat kembali, bukan hal mudah bisa membangun sebuah blog seperti ini. Mungkin gampang sekali membuat blog. Tapi beda dengan membangun.

Kekalahan saya mengelola waktu menjadikan saya belum bisa produktif menulis. Keadaan seperti sekarang ini mengingatkan saya pada sebuah materi dikelas om jay.

Menulis dalam kesibukan. Sebuah materi yang sangat bagus. Di sampaikan oleh Bapak Much Khoiri seorang Dosen dan Penulis 42 buku dari Unesa Surabaya. Beliau biasa disapa Bapak Emcho. Tulisan beliau sudah mulai dicetak oleh penerbit sejak 1986/1987. Di tahun 1987 saya baru lahir.

Salah satu judul bukunya adalah “SoS” singkatan dari “Sopo Sing Ora Sibuk” artinya siapa yang tidak sibuk. Bahwasan nya semua orang punya kesibukan masing-masing.

Yang membedakan nya adalh management waktunya. Bagaimana seseorang mengatur jadwal kegiatan nya sedemikian rupa. Dan konsisten menjalan kan nya. Tentu akan menjadikan diri disiplin dan semua aktifitas berjlan lancar tanpa ada yang tertinggal.

Nmun ada kala nya diri ini masih lalai. Banyak bal yang menjadikan kurang konsisten dan disiplin. Sehingga melewatkan hal- bal baik yang harus nya dikerjakan secara kontinue.

Semoga kedepan bisa lebih konsisten menulis. Agar segala kejadian yang terjadi dalam kehidupan ini dapat terikat menjadi sebuah sejarah.

Aamiin…. 🤲🏻

Bersepeda

Minggu pagi tanggal 21 Juni 2020. Seperti biasa shopping in the morning, adalah aktifitas yang jarang terlewat. Setiap hari setiap pagi pasti belanja. Mbak sayur yang selalu setia menunggu kami para emak emak yang siap memilih sayuran, ikan, ayam, dan teman-teman nya.

Selesai belanja saya tidak langsung memasak. karena hari ini hari minggu, anak saya meminta untuk bersepeda bersama. Baiklah…. kita bersepeda pagi ini. Keluar dari komplek kami, jalanan sudah ramai dengan orang-ornag yang berolah raga. Hari minggu biasa nya memang ramai.

Ada yang senam di area pujasera. Ada yang joging di sepanjang kawasan perumahan. Ada pula yang bersepeda seperti kami. Kami sering bersepeda, namun tak jauh dari lokasi rumah. Karena anak kami yang baru kelas 3 SD belum bisa bila diajak terlalu jauh bersepeda.

Kebetulan ada yang pesan salah satu dagangan saya. Jadi sekalian kami antarkan sambil bersepeda. 30 menit berlalu kami sudah sampai di ujung cluster harmony. kembali berputar ke arah pulang untuk melanjutkan aktivitas kami.

Mengenali diri

Kenalan dengan orang lain adalah hal yg wajar bagi setiap individu. Perjumpaan yg membawa kepada keakraban diawali dengan kenalan. Hingga akhirnya berlanjut menjadi sebuah hubungan.

Bisa hubungan apa saja. Teman kerja, teman kuliah, teman sekolah, teman usaha dan teman2 yg lain nya. Intinya dari kenalan kita menjadi akrab dengan seseorang yg tadinya asing untuk kita.

Bagaimana dengan diri kita sendiri?? Apakah saya sudah mengenal diri saya? Apakah anda sudah mengenal diri anda?

Mungkin sedikit aneh jika saya bertanya demikian. Namun kadang itu terlintas dalam hati saya. Siapa saya? Bagaimana sifat saya? Bagaimana sebenarnya saya?

Tanya itu muncul ketika saya belum mencapai target yg saya tetapkan pada diri saya. Target yang tujuan nya mendisiplinkan diri sendiri. Dari kegagalan target tersebut dapat memberikan gambaran bahwa saya belum mengenal diri saya sendiri. Knp bisa begitu?

Menurut John Robert Powers (1977),  konsep diri adalah ‘kesadaran dan pemahaman terhadap dirinya sendiri yang meliputi ; siapa aku, apa kemampuanku, apa kekuranganku, apa kelebihanku, apa perananku, dan apa keinginanku’ Konsep diri menjadi dasar perilaku hidup sehari-hari yang disadari. Kesadaran dan pemahaman akan dirinya semakin mencerminkan prinsip hidup dan kehidupannya.

Dari pendapat Bapak Robert diatas dapat kita simpulkan bahwa dengan mengenal diri sendiri akan membawa kita lebih dekat dengan kesuksesan.

Dengan mengenal diri sendiri kita bisa lebih tau, dimana kelemahan kita yang harus di perbaiki.

Dengan mengenal diri sendiri kita bisa lebih tau dimana kelebihan kita. Sehingga kita bisa lebih mengeksplore nya dan menjadikan nya sesuatu yang bisa membawa kita kepada kesuksesan dan bermanfaat bagi orang lain.

Mari kenali diri untuk memaksimalkan potensi diri.

Salam literasi…

Nilai PAT

Penilaian Akhir semester telah usai. Karena kondisi pandemi covid-19 masih berlangsung, sehingga ulangan dikerjakan di rumah masing-masing. Kertas ulangan diambil ke sekolah oleh wali murid sesuai dengan kelompok domisili masing-masing siswa. Setelah selesai mengerjakan, orang tua mengumpulkan nya kembali kesekolah.

Apakah hasilnya akan maksimal dan dapat digunakan untuk menjadi tolak ukur kemampuan siswa siswi? Saya ragu untuk menjawan iya. Karena dari pengalaman saya pribadi, anak saya sendiri cenderung manja dan malas mikir kalau di rumah. Begitu pula dengan orang tua, tidak sabar menunggu anak nya mengerjakan tugas nya karena butuh waktu yang cukup lama untuk berfikir dan menemukan jawaban. Sehingga orang tua lebih suka memberikan jawaban secara langsung.

Setelah semua soal selesai dikerjakan, tiba waktunya bagi kami mengoreksi dan memberikan hak anak-anak didik kami yang berupa nilai. Saya mengajar 20 rombel kelas dari kelas 1 sampai dengan kelas 6. Jadi harus ekstra ngebut untuk segera menyelesaikan koreksian dan dan input nilai.

Hari ini sabtu, 12 Juni saya sudah menyelesaikan koreksian PAT. Input nilai ke buku nilai pun sedang dalam penggarapan. Woowww….. amazingg…. hampir 90% siswa tiap kelas nilai nya 90-100. Nilai yang sangat bagus untuk pelajaran Bahasa inggris. Sedikit banyak saya sudah mengenal anak-anak didik saya. Jadi saya sudah punya tolak ukur kemampuan mereka dalam pelajaran Bahasa Inggris.

Semoga keadaan segera membaik. Sehingga anak-anak bisa kembali belajar kesekolah. Mendapatkan hak pendidikan dari kami para guru yang dengan sepenuh hati mengajar dan mendidik mereka. Menyampaikan ilmu pengetahuan yang kami miliki dan yang belum mereka kuasai. Orang tua berperan mendidik dan menanamkan penguatan karakter dari rumah. Dengan kolaborasi yang baik antara guru dan orang tua akan menghasilkan generasi yang cerdas dan berahlak mulia. aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Self Talk

Pagi ini saya ingin sharing tentang self talk

Atau ada juga orang yang bilang dengan Law Of Attraction atau LoA. Silahkan disimak bagi yang sudah bangun. Kita mulai dari pengertian self talk. Self talk adalah berbicara pada diri sendiri. Tapi bukan sembarang bicara.

Apa tujuan self talk?

Tujuan self talk adalah agar kita menjadi manusia yang hebat, sukses, penuh percaya diri dan bisa bermanfaat untuk banyak orang.

Bagaimana cara melakukan self talk?

Seperti yang saya sampaikan di atas, self talk adalah berbicara dengan diri kita sendiri. Tentunya berbicara dengan kata-kata positif yang kita inginkan kata-kata tersebut terjadi pada diri kita.Namun harus menggunakan kata keterangan waktu saat ini. Bukan keterangan waktu akan datang.

Contoh self talk:

Saya bahagia

Saya sehat

Saya kuat

Saya beruntung

Saya berlimpah rezeki

Saya bermanfaat

Saya kaya raya

Jangan self talk seperti ini:

Saya akan bahagia

Saya akan kaya raya

Saya akan beruntung

Saya akan sehat

Apakah bisa dengan self talk kita bisa menjadi manusia seperti di atas?

Sangat bisa sekali. Dan sudah banyak orang yang membuktikannya.

Dengan self talk, kita berusaha memasukkan kata-kata positif ke dalam pikiran bawah sadar kita.

Jika sudah masuk ke dalam pikiran bawah sadar kita kata-kata tersebut, maka tindakan kita akan melakukan hal-hal seperti yang kita katakan saat self talk. Dan dengan begitu, sesungguhnya kita sedang menarik alam semesta untuk mendukung apa yang kita inginkan. Logika sederhananya, kita semua tau bahwa kata-kata adalah doa.

Kita sering mendoakan orang lain dengan kata-kata yang kita panjatkan kepada Alloh SWT. Seperti itulah self talk bekerja. Dengan self talk sebenarnya kita sedang mendoakan diri kita sendiri. Fungsi self talk sesungguhnya adalah kita sedang berdoa untuk diri kita sendiri. Dan self talk adalah salah satu bentuk syukur kita kepada Alloh SWT.

waktu yang tepat melakukan self talk?

Waktu yang sangat baik melakukan self talk adalah saat kita akan tidur malam dan saat kita bangun tidur. Karena pada saat itu, gelombang otak kita dalam keadaan beta, dan semua yang kita katakan pada saat itu akan lebih mudah masuk ke alam bawah sadar kita.

Self talk yang bagus seperti apa?

Semua kata-kata positif yang kita inginkan terjadi pada diri kita. Saran saya jangan terlalu banyak. Selamat mencoba…. dan sukses untuk kita semua.

Profil Saya

Profil

Nama Lengkap : Tari Anggraini, S.S

Nama Panggilan : Tari

Nama Kecil : Tari

Tempat Lahir : Karanganyar

Tanggal lahir : 13 Januari 1987

No HP/WA : 085693297416

Email : tarianggrani87@gmail.com

Alamat Blog : tarianggraini87.wordpress.com, tarianggraini.blogspot.com

Pendidikan Akhir : Sekolah Tinggi Bahasa Asing Technocrat , Jurusan Sastra Inggris

Hobi :  Memasak, medengarkan music

Data Guru

Saya  Mulai bekerja sebagai seorang guru Bahasa Inggris di SDN Total Persada pada tahun 2012. Sebelum mengajar di sekolah formal, saya mengajar di sebuah bimbingan belajar milik seorang rekan. NUPTK sudah tidak keluar lagi sejak tahun 2009. Pembuatan NUPTK seakan sulit sekali bagi guru yang honor sekolah negeri.

Pada tahun 2018 di buka kembali pengajuan pembuatan NUPTK bagi guru honor di sekolah negeri. Dengan antusias saya mendaftar dan menyerahkan berkas yang di minta. Namun sayang pada tahap awal pengajuan data saya tidak bisa lanjut. Karena  ijazah saya masih S.S. Sehingga sampai saat ini pun saya belum mempunyai yang namanya NUPTK.

Tidaklah mengapa sebuah NUPTK yang belum saya miliki. Asalkan masih bisa mengajar dan terus berkarya sudah membuat saya bahagia. Mungkin nanti Allah akan langsung memberikan NIP pada saya saat pengangkatan pegawai negeri. Aamiin….

Penugasan di Sekolah

Di sekolah tempat saya mengajar SDN Total Pesad. Saya di percaya mengampu pelajaran Bahasa Ingris mulai dari  Kelas 1 sampai 6 (40 jam/ minggu). Ada 2 Guru bahasa inggris di sekolah kami, sehingga pembagian kelas nya masing-masing 20 kelas. Alhamdulillah….. dengan amanah itu saya jadi lebih banyak belajar sembari mengajar. Belajar memahami karakter anak-anak didik yang yang sangatttt… berfariasi.

Sekolah kami sudah mendapatkan gelar adiwiyata tingkat mandiri. Ketika proses menuju adiwiyata mandiri saya dan tim mendapatkan tanggung jawab mengerjakan dokumen 1. Banyak sekali ilmu yang kami pelajari dan kami dapat ketika mengerjakan tugas yang di percayakan.

Pada tahun 2019 sekolah kami mendapatkan giliran untuk akreditasi sekolah. Bukan hal yang mudah ya untk mempersiapkan nya. Saya dan tim mendapatkan kepercayaan mengerjakan dokumen 2. Dokumen yang berkaitan dengan segala administrasi kepala sekolah. Alhamdulillah perlu disyukuri, meski saya baru menjadi seorang guru yang baru kemarin sore tapi sudah dapat ilmu tentang administrasi kepala sekolah. Semoga nanti bisa menjadi kepala sekolah sesungguhnya ya. Aamiin….

Beberapa kali menjadi koordinator tari dalam kegiatan FLS2N tingkat kecamatan anak-anak kami berhasil meraih juara satu dalam kesenian menari. Tari yang ditampilkan bertemakan lingkungan dan permaiman. Gerakan nya harus dikreasikan sendiri karena judulnya adalah tari kreasi baru. Bukan tarian pakem yang sudah ada dan beredar secara luas. Bisa maju sampai tingkat kota merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami. Meski akhirnya belum bisa menjadi juara ketika di tingkat kota.

Belum banyak pengalaman saya dalam organisasi ataupun dunia pendidikan. Jauh bila dibandingkan dengan pengalamanteman-teman di blog lanjutan. teman-teman semua sudah sangat banyak makan asam garam dalam berbagai bidang, baik pendidikan, organisasi, ataupun berbagai pelatihan. Namun begitu tidak menyurutkan semangat saya untuk selalu memupuk semangat ini agar terus tumbuh subur di hati saya. Supaya saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepan. Semangatt…. semangatt… belajar… belajarr… dan sabar.

Desaku, Aku, dan Sahabatku

Saya adalah anak orang biasa yang dilahirkan didesa Kaliboto, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Dari sejak lahir sampai usia delapan belas saya habiskan waktu di desa ini. Desa yang lumayan subur meski agak panas hawanya bila dibandingkan daerah pegunungan sekitar.

Namun demikian dari kecil kami selalu bercocok tanam di kebun kami. Ibu biasa mengajak anak-anak nya menanam kacang tanah, jagung dan sayuran. Semua tumbuh dengan subur karena kebetulan kebun kami di pinggir kali. Saya dan Ibu biasa menyiraminya setiap sore hari. Selebihnya kebun kami di tumbuhi dengan pohon jati dan bamboo.

Desa kami desa yang makmur. Jalan yang sudah beraspal dan kehidupan masyarakatnya yang sudah modern semakin menjadikan desa kami maju dan berkembang. Mayoritas penduduknya sudah berpendidikan sampai dengan SLTA. Jadi generasi mudanya banyak yang bekerja sebagai buruh pabrik. Namun tidak sedikit yang memilih menjadi petani mengelola sawah yang dimiliki.  Gapura desa kami sangat kuat dan kokoh. Sekokoh itu pula persatuan dan kesatuan warga di desa kami. Gapura ini menjadi tanda perbatasan desa kami dengan desa lain.

Di desa Kaliboto ada beberapa Sekolah Dasar. Dulu saya bersekolah di SD Negeri Kaliboto 01 karena jarak nya paling dekat dengan rumah kami di bandingkan dengan SD yang lain. Cukup berjalan kaki kira-kira 15 menit saya sudah sampai di sekolah. Ada dua jalan yang dapat dilalui untuk sampai kesekolah. Bisa lewat pinggir kali dan sawah atau lewat jalan besar yang biasa di lalui kendaraan bermotor. kebanyakan dari kami pejalan kaki lebih memilih lewat pinggir kali karena lebih dekat.

Di dekat SD Negeri Kaliboto 01 ada sebuah pasar tradisional bernama “Pasar Lodolo” yang hanya beroperasi setiap “wage & Legi” (ada 5 hari dalam sepasar: pahing,pon,wage,kliwon,legi). Warga desa biasa melakukan transaksi jual beli kebutuhan sehari-hari di pasar ini.

Desa kami terletak di Kecamatan Mojogedang yang merupakan bagian dari Kabupaten Karanganyar. Salah satu kabupaten di Solo Jawa Tengah. Kabupaten ini memiliki cakupan wilayah yang luas. Sebagian wilayah nya adalah daerah pertanian dan pegunungan. Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) banyak berlokasi di sekitaran kantor Kabupaten. Begitu pula dengan sekolah saya dulu, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Karanganyar. Sekolah yang mengajarkan saya banyak hal tentang Islam. Banyak kenangan di sekolah itu.
 
Kabupaten kami cukup terkenal didunia maya. Karena kita bisa melihat nya di youtube. Mari kunjungi youtube nya agar dapat menyaksikan keindahan dan kemakmuran daerah kami. Berikut link nya  https://youtu.be/nN8i_YCv1cQ. Selamat menikmati perjalanan di Kabupaten Karanganyar. Sudah ditonton? Indah bukan?
 
 
Selepas SMA
Tahun 2006 saya menyelesaikan pendidikan SLTA saya. Kemudian berhijrah ke Tangerang.  Disini saya tinggal bersama kakak ke-2 saya. Sebenarnya saya ingin kuliah. Namun keadaan belum mengizinkan sehingga saya harus berpetualang mencari pekerjaan. Beberapa bulan menganggur akhirnya saya mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan karet otomotif. PT. Aneka Komkar Utama. Dari bekerja sebagai seorang operator finishing selama satu tahun saya mempunyai sedikit tabungan.

Sesuai saran kakak saya tabungan tersebut digunakan untuk dp pembelian sepeda motor. Pupus rasanya harapan untuk kuliah. Namun dalam hati masih tetap ingin kuliah karena berharap dapat mewujudkan cita-cita saya menjadi seorang guru. Pada tahun 2007 di bulan September, dengan modal keinginan yang kuat dan sisa uang sebesar Rp.500.000 saya mendaftar di “STBA Lingua Lepisi” sebuah Perguruan Tinggi Swasta di Kota Tangerang.

Sastra Inggris adalah jurusan yang saya ambil. Berharap bisa belajar Bahasa Inggris dengan baik karena saya menyukai pelajaran Bahasa Inggris sejak duduk di bangku SMP. Hari – hari saya lalui dengan semangat. Bangun pagi membantu kakak ipar memasak, mencuci, kemudian bersiap berangkat kerja ke pabrik. Sesampainya di pabrik saya biasanya mampir ke mushola untuk sholat dhuha dan berdzikir sebentar, baru lanjut ke lantai dua untuk bekerja. Jam kerja dimulai dari pukul 07.30-16.30.

Sepulang kerja dengan motor yang saya beli secara kredit, saya melaju menuju kampus. Perjalanan biasa saya lakukan secara ngebut dan buru-buru selama  20-30 menit bila jalanan tidak macet. Kalaumacet atau hujan bisa sampai1 jam perjalanan. Biasa nya saya terlambat sampai di kampus. Tapi dosen memaklumi karena tahu kondisi saya bekerja pagi hingga sore.

Bukan hari-hari yang mudah untuk di lalui. Namun saya selalu berusaha bersyukur atas segala kondisi saya. Gajian adalah waktu yang selalu dinantikan semua orang. Begitu pula dengan saya yang selalu menunggu gajian tiba. Waktu itu gaji saya Rp.1.300.000. Uang kuliah Rp.500.000, cicilan motor Rp.500.000, sisanya untuk beli bensin, dan keperluan kuliah selama 1 bulan. Apakah cukup?? Alhamdulillah dicukupkan oleh Allah Azzawajalla.

Banyak rintangan untuk dapat meraih gelar Sarjana Sastra. Kalau di certain mah ngga selesai sehari semalam. hehee….

Setelah S1 Sastra Inggris
Singkat cerita saya lulus kuliah tahun 2011. Mulai mengajar tahun 2012 di SD Negeri Total Persada sebagai guru bidang study Bahasa Inggris hingga saat ini. Tahun 2018 ada wacana yang mengharuskan guru SD mempunyai ijazah yang linier dengan profesi nya yaitu S.Pd.SD karena kami mengajar di tingkat SD. Banyak guru yang kuliah lagi agar dapat memenuhi tuntutan linier itu tadi. Termasuk saya juga demikian. 2018 akhir saya mendaftar di Universitas Terbuka dengan jurusan PGSD-BI. Ini adalah jurusan khusus untuk guru yang disediakan oleh pihak UT. Dengan menempuh pembelajran hanya selama 3 semester namun ijazah nya S1.

Program ini hanya bisa diikuti oleh guru yang sudah mempunyai ijazah S1 sebelumnya. Ketika belajar di UT ini lah saya berjumpa dengan seorang sahabat dan senior yang bernama “IBU TINI SUHARTINI”. Seorang sahabat yang banyak mengajarkan saya tentang kebaikan. Semoga persahabatan ini dapat terus terjalin hingga di surga nya Allah. Aamiin… ya Rabbal ‘alamin. Perkuliahan kami selesai di akhir 2019.
 
 
Mengenal Blog
Maret 2020 Allah memberikan jalan untuk bergabung di grup Belajar Menulis Gel.10 asuhan Bapak Wijaya Kusuma yang lebih familiar dengan sebutan Om Jay. Tak ingin pintar sendiri, saya teringat sahabat saya Ibu TiniSuhartini dan saya mengajak beliau bergabung dalam grup tersebut. Jadilah kami teman sekelas lagi. Tanpa bosan belajar dan menggali ilmu yang belum kami kuasai. Saling membantu dan menyemangati satu sama lain. Hingga akhir nya kami mempunyai blog masing-masing di blogspot.

blogspot.tarianggraini87@blogspot.com itu alamat blog pertama saya dan ibu Tini di rumahbundafauzi@blogspot.com. Karena masih awam tentang menulis dan dunia per blog-an kami masih harus banyak belajar menggunakan tools yang ada di blog kami. tak jarang tulisan yang di word sudah dirasa rapi menjadi berantakan ketika kami kopi paste di blog. Pengalaman yang mengajarkan kepada kami menjadi lebih baik dari hari ke hari dalam menulis di blog.  

Kami peserta pelatihan belajar menulis selalu membuat resume materi dari hari senin sampai hari jum’at. Blog kami diisi tulisan-tulisan ringkasan dari orang-orang hebat di bidang nya. orang-orang yang telah sukses di bidang nya. Pengarang buku, penerbit, youtuber, blogger dan masih banyak lagi orang-orang baik yang dengan senang hati berbagi ilmu dan pengalaman di grup tersebut.

Seringkali Mr.Bams menjadi moderator dalam grup belajar menulis. Beliau juga salah satu orang hebat yang dengan rela hati menyumbangkan tenaga, waktu dan pikiran dalam pelaksanaan grup belajar menulis bersama omJay. Hingga akhirnya beliau menawarkan grup belajar mengenai blog. Grup ini mengajarkan peserta nya mengelola dan menggunakan tools yang ada di blog. Berikut saya lampirkan salah satu resume materi yang saya ikuti di grup belajar menulis gelombang 10 bersama OmJay. Ketika materi ini Mr.bams menjadi moderatornya.
 
 

Ngeblog Bareng Mr.bams
WordPress.com adalah blog yang kami gunakan  dalam grup belajar asuhan Mr.Bams. Kami semua peserta berniat mendalami dunia nge-blog sehingga berharap bisa memaksimalkan kemampuan kami disini. Grup ini pesertanya terbatas sehingga lebih nyaman untuk belajar. Bertanya dan bercanda pun lebih lepas dalam disini.

Setelah bergabung dalam grup wordpress ini kami diwajibkan membuat blog baru. Membuat blog di wordpress dengan bimbingan Mr.Bams awalnya sedikit rumit karena kami belajar melalui dunia maya. Namun tidak ada yang tidak mungkin jika mau berusaha. Semua peserta dapat membuat blog masing-masing sesuai arahan dari Mr.Bams. Beliau menggunakan voice note untuk menyampaikan materi dan  membuatkan power point untuk mempermudah pemahaman kami.


https://tarianggraini87.wordpress.com  adalah blog ke dua saya. Begitu pula dengan sahabat saya bu Tini Suhartini memiliki blog baru diwordpress dengan alamat https://tinis1974.wordpress.com/. Peserta grup saling mengunjungi blog satu sama lain meninggalkan komentar atau sekedar like tulisan teman.

Sampai saat ini sudah berlangsung 2x pertemuan. Sudah ada 4 materi yang diberikan. Pembelajaran di grup ini akan berlangsung selama 2 bulan dan dilaksanakan setiap hari Sabtu. Semoga bisa  terus semangat belajar menulis di blog dan berbagi manfaat kepada sesama melalui menulis. Trimakasih Mr.Bams dan teman-teman semangat belajar dan terus berkarya.  

Belajar Hari ini

Sabtu, 30 Mei 2020. kali ke dua pertemuan di grup blog lanjutan asuhan Mr.Bams. Kali ini kami belajar menyisipkan gambar atau video di blog kami masing-masing. Bisa on time menyimak adalah sesuatu yang sangat saya syukuri. Karena biasa nya di grup menulis saya sering telat nyimak. Kali ini beres gosokan dan cucian, langsung cari posisi wuenak buat nyimak.

Voice note dari Mr.bams saya simak satu demi satu. Tapii…. saking wenaknya tau-tau saya rubuh di lantai. Saya diserang rasa kantuk yang amat sangattt …. akhirnya terlelap sebentar. Posisi Hp dan laptop masih terjaga menyaksikan penyerangan sang kantuk siang tadi. Mungkin voice note dari mr.bambs serasa dongeng pengantar tidur. Terbangun saat adzan ashar terdengar dan tak lama Mr. dan teman yang lain pamitan sholat. Saya pun bergegas mematikan laptop dan mengambil air wudhu.

Selesai sholat anak saya menghampiri sambil berlari kecil. “Ibu ada Paket “. “Udah bayar belum mbak? coba tanya abang nya berapa?” (biasanya kalau belanja COD). Ternyata yang datang paket kacamata yang saya pesan kemarin. K-ion Nano Premium 7 pesanan dua orang sahabat. K-ion Nano Premium 7 adalah seri paling unggul dari seri-seri yang lain. Alhamdulillah yang pesan kaca mata masih 1 gang. Jadi bisa langsung saya antarkan. Pembayaran dilakukan secara cash karena beliau tidak mau terbebani hutang. Bersyukur dapat pembeli seperti ini.

Teringat tugas dari Mr.Bams untuk praktek menyisipkan seuatu di blog akhirnya saya buka kembali laptop selepas isya’. Bersama suami yang menikmati acara campur sari di TVRI saya praktekkan ilmu yang di transfer oleh Mr. Bams tadi siang. Bim salabimm…. jadilah tulisan ini.

Isinya curhatan saya hari ini saja. Sudah ada dua tema yang terlintas di benak saya namun belum tertuang dalam tulisan. In syaa allah segera di tulis. Trimakasih untuk materi hari ini Mr.Bams in syaa allah manfaat.

Ibu Guru

Manjadi guru adalah hal yg sangat mulia. Belajar dan berusaha meningkatkan kompetensi diri agar bisa mengajar dengan baik. Belajar dahulu sebelum mengajar. Agar yakin bahwa apa yang kita sampaikan itu benar.

Menjadi seorang guru adalah cita-cita saya sejak duduk di bangku smp. Ketika itu saya mulai belajar menjadi guru TPA di masjid. Karena banyak anak kecil di lingkungan tempat tinggal kami. Namun tidak ada yang mengajajarkan membaca Alqur’an di sana. Saya berinisiatif untuk mengajak anak-anak tersebut belajar membaca ikro’ di masjid. Saya duduk di bangku kls 3 SMP. Jumlah adik-adik yang belajar mencapai 50 orang. Jumlah yang banyak. Dan saya sendirian. Saya jalani saja dengan senang hati setiap sore.

Kini saya menjadi seorang guru Bahasa Inggris di sebuah SD negeri. Itu artinya cita-cita saya tercapai. Untuk menjadi seorang guru. Rasa syukur selalu saya panjatkan kepada Allah atas anugerah ini. Mski tak mudah untuk meraih nya.

Kini saya juga menjdi seorang ibu. Ibu-ibu lain mungkin tak punya cita- cita menjadi guru seperti saya. Namun Allah menjadikan kita mulia sebagai seorang ibu. Dan… semua ibu adalah guru. Guru bagi putra putrinya. Mulai dari buaian sampai kapan pun. Ibu adalah guru bagi anak nya.

Di masa pandemi ini. Seluruh ibu-ibu harus bisa menjadi guru di rumah. Menggantikan peran guru di sekolah. Sempat terlintas tanya di hati saya. Apakah output anak- anak yang belajar di rumah akan sama dengan anak-anak ketika mereka belajar di sekolah?? Hasilnya pasti berbeda. Karena prosesnya juga berbeda.

Anak-anak cenderung lebih santai jika belajar sama mama. Kedisiplinan menurun, intensitas bermain bertambah, ujung-ujung nya bu guru dan siswa yang sedang belajar dirumahnya, berantem. Tidak seperti ketika belajar di sekolah dengan bu guru nya. Mereka nurut dan btertib mengerjakan tugas nya.

itu yang membuat khawatir. Bagaimana nasib pendidikan anak bangsa ini. Jika belajar secara daring? Walaupaun dengan segala kecanggihan nya. Sampai kapan pun. Peran guru tak kan bisa tergantikan. Kehadiran nya di depan kelas tak bisa di gantikan dengan gadjet dan komputer. Kesabaran nya dalam membimbing takkan bisa tergantikan dengan mesin secanggih ap pun.

Mari terus belajar menjadi guru di rumah. Untuk anak-anak kita dan demi masa depan nya. Mengajarkan pengetahuan sesuai kurikulum pendidikan. Mengajarkan pengetahuan agama sesuai ajaran Gama kita. Agar terbentuk pribadi anak yang cerdas dan taat pada agama. Aamiin… ya Rabbal ‘alamin.